Kompas, siapa yang tak kenal dengan alat ini, alat penunjuk arah yang satu ini sudah lama di gunakan dan juga sudah terbukti membantu banyak hal di dunia. Kompas ini berfungsi membantu perkembangan perdagangan dengan membuat perjalanan menjadi lebih efisien jika di banding ketika masih berpedoman pada posisi bintang untuk menentukan arah jalan.

Namun pernahkah kamu memperhatikan penemuan menakjubkan satu ini dengan lebih teliti? Jika iya, mungkin kamu akan bertanya-tanya mengapa arah jarum kompas selalu menunjuk arah utara dan selatan.

Ternyata hal tersebut bukan terjadi secara kebetulan lho, ada penjelasan menarik di balik itu semua. Penasaran bagaimana hal tersebut bisa terjadi? Simaklah pembahasan lengkap mengenai kompas berikut ini dengan seksama.

Pengertian, Sejarah, Jenis, Dan Macam-Macam Kompas

Sebelum mengetahui alasan mengapa kompas selalu menunjukkan arah utara dan selatan, ada baiknya kamu terlebih dahulu mengetahui apa itu kompas, bagaimana sejarahnya, serta jenis dan macam-macamnya. Berikut penjelasannya!

Pengertian Kompas

Kompas merupkan sebuah alat navigasi yang kini di gunakan untuk menentukan arah mata angin. Kompas ini berupa panah magnet yang sangat akurat dengan medan magnet bumi. Kompas ini berguna untuk memberikan referensi arah tertentu, dimana hal ini akan sangat membantu dalam bidang navigasi.

Arah mata angin yang di tunjukkan adalah utara, selatan, timur dan barat. Arah mata angin inilah yang akan menjadi panduan untuk menentukan arah. Arah mata angin di bagi menjadi empat yaitu, 4, 8, 16, dan 32. Tapi, arah mata angin yang paling umum di gunakan adalah delapan arah mata angin.

Dimana delapan arah mata angin tersebut adalah timur, timur laut, barat, barat laut, barat daya, utara, selatan, dan tenggara.

Sejarah Kompas

Sebelum kompas di gunakan untuk menentukan arah, kompas ini dahulu di gunakan sebagai alat ramalan. Awalnya, kompas ini pertama kali di gunakan di daerah Persia dan Eropa Barat sekitar awal tahun 1270.

Namun, sebelum itu kompas sudah lebih dahulu di temukan di daerah Cina. Kompas ini di perkirakan berkembang di sekitar Tiongkok sekitar abad ke-3 atau sekitar tahun 206 M. Seperti yang sudah di sebutkan, pada saat itu kompas di gunakan sebagai alat ramalan pada masa awal Dinasti Han.

Lalu, pada abad ke-9, orang-orang Cina mengembangkan kompas ini dengan jarum yang berputar dan juga mengambang. Setelah itu, pada abad ke-11, Dinasti Song muali mencoba menggunakan kompas ini sebagai alat navigasi. Baru pada tahun-tahun berikutnya, kompas mulai di gunakan oleh bangsa Persia untuk kemudian di jual ke Eropa.

Pada abad ke-15, ada seorang pelaut dari Arab yang mengubah bentuk kompas. Dengan kecerdikannya, pelaut berhasil mengubah arah mata angin menjadi 32 arah mata angin. Maka sejak saat itu, kompas kompas dengan 32 arah mata angin tersebut di kenal sebagai bentuk asli kompas modern.

Lalu, pada tahun 1877, seorang yang berasal dari Inggris dan di kenal dengan nama William Thomson mencoba membuat kompas yang dapat di gunakan di banyak negara. Dia memperbaiki kesalahan pergeseran magnetik di kompas dan sejak saat itu pula, telah di buat kompas yang dapat di gunakan oleh banyak orang dari banyak negara.

Jenis-Jenis Kompas

Kompas Analog

Kompas analog sendiri adalah kompas yang biasa di gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya adalah kompas yang biasa di gunakan saat pramuka.

Kompas Digital

digital adalah kompas yang telah di digitalkan. Dengan kata lain, cara kerja kompas ini telah terkomputerisasi. Pembuatan kompas digital ini bertujuan untuk melengkapi tekhnologi yang sudah semakin canggih.

Macam-macam Kompas

Kompas Prisma

Kompas prisma, merupakan kompas yang umumnya di gunakan untuk menentukan sudut sebuah objek terhadap bagian utara magnet bumi dengan sangat  tepat.

Kompas prisma ini di lengkapi dengan jarum pelindung yang berfungsi sebagai titik penunjuk yang sejajar dengan objek. Lensa bidik pada kompas ini juga memungkinkan kamu untuk membaca gambar secara langsung.

Kompas Silva

Kompas silva ini ialah sebuah kompas yang memiliki fungsi utama sebagai alat untuk membaca arah pada peta dan juga berguna untuk memudahkan perhitungan. Badan dari kompas silva ini umumnya di buat transparan. Hal ini di buat untuk memudahkan membaca peta yang di tempatkan di bawah kompas ini.

Kompas biasa

Kompas biasa ini biasanya hanya memiliki fungsi dasar yaitu untuk menunjukkan arah. Kompas biasa ini umumnya 2 kali lebih kecil dari jenis-jenis kompas lain nya. Namun, kompas jenis ini adalah kompas paling banyak di gunakan.

Alasan Kompas Menunjuk Arah Utara Dan Selatan

Jarum kompas terbuat dari batang magnet tipis yang kedua ujungnya meruncing seperti jarum. Di tengah jarum kompas, kemudian di pasang penyangga agar batang magnet tersebut bisa bergerak bebas. Jarum di kompas ini akan selalu mengarah ke utara dan selatan apabila tidak ada magnet lain di sekitarnya.

Ini membuktikan bahwa setiap tempat di bumi ini memiliki gaya magnet yang bekerja pada kutub magnet jarum kompas. Adanya gaya magnet ini membuktikan bahwa bumi memiliki medan magnet yang di hasilkan oleh sifat magnet bumi sendiri.

Secara geografis, kutub utara dan kutub selatan bumi selalu berada pada posisi tetap. Kutub ini di definisikan sebagai sumbu rotasi Bumi. Sedangkan, kutub magnet utara dan kutub magnet selatan bumi terus berubah-ubah.

Hal itu juga membuktikan bahwa kutub magnet bumi tidak berimpit dengan kutub geografis bumi. Karena arah jarum kompas yang selalu berimpit dengan arah medan magnet bumi, maka arah jarum kompas di berbagai permukaan bumi tidak pernah sama, namun tetap saja mengarah ke arah utara dan selatan.

Cara Menggunakan Kompas Untuk Menentukan Arah

Selain mengetahui sejarah, jenis, dan macam-macam kompas, kamu juga perlu untuk mengetahui bagaimana cara menggunakan kompas. Nah, berikut ini cara menggunakan kompas yang bisa membantu kamu,

Pastikan Kompas Dalam Kondisi Baik

Pastikan jarum kompas bergerak bebas, tidak ada kerusakan pada kaca atau bingkai kompas, dan tidak ada magnet di sekitarnya.

Tentukan Arah Utara

Untuk menggunakan kompas, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menentukan arah utara. Ada beberapa cara untuk menentukan utara, kamu bisa menggunakan matahari atau bintang, atau menggunakan peta yang sudah memiliki informasi arah utara.

Pegang Kompas Dengan Tepat

Pegang kompas di tangan kanan, dan letakkan jari telunjuk di sekitar bingkai kompas. Pastikan jarum kompas bergerak bebas di sekitar permukaan kompas tersebut.

Tentukan Arah Tujuan

Tempatkan kompas di depan kamu dan arahkan bingkai kompas ke utara. Pastikan jarum kompas tersebut berada di atas angka utara pada skala bantalan.

Baca Petunjuknya

Bacalah angka pada skala arah yang terletak di bawah jarum kompas. Angka yang di baca menunjukkan arah atau sudut dari utara ke lokasi yang di tentukan.

Itulah dia hal-hal yang perlu kamu ketahui mengenai kompas, semoga hal tersebut membantu kamu dalam menggunakan alat penentu arah satu ini.